
Amazon baru saja mengajukan aplikasi ke FCC pada Juli 2026 untuk membangun konstelasi satelit LEO (Low Earth Orbit) baru berjumlah 5.105 unit. Izin ini diperlukan karena jaringan tersebut akan menyediakan layanan direct-to-device — artinya ponsel biasa bisa langsung terhubung ke satelit tanpa antena khusus. Target penyebaran: 2028. Ukuran konstelasi ini hampir dua kali lipat dari konstelasi Kuiper awal Amazon yang sudah meluncurkan lebih dari 375 satelit per 2 Juli 2026.
Cara Kerja Satelit Amazon untuk Ponsel
Yang menarik: satelit-satelit ini akan memproses sinyal di orbit sebelum meneruskannya ke Bumi. Bukan sekadar relay buta — ada komputasi on-board yang kabarnya bisa meningkatkan performa latensi dan throughput. Layanan yang direncanakan mencakup voice, messaging, data, dan panggilan darurat. Model bisnisnya mirip dengan Starlink yang menggandeng T-Mobile: Amazon akan bekerja sama dengan operator seluler eksisting. Kamu tetap punya provider, tapi jaringannya diperluas dari atas.
Amazon juga mengakuisisi jaringan satelit Globalstar dan akan menggunakan spektrum milik Globalstar untuk konstelasi baru ini. Tambahan strategis: Amazon berencana bekerja sama dengan Apple untuk layanan satelit masa depan menggunakan jaringan yang diperluas. Jadi bukan cuma Amazon punya proyek sendiri, tapi ada potensi interoperability.
Apa Artinya untuk Pengguna?
Kalau realisasi 2028 berjalan mulus, kamu bisa mengirim pesan dan telepon dari gunung, laut, atau tempat tanpa sinyal seluler sama sekali. Tapi jangan bayangkan kecepatan 5G — satelit LEO tetap punya keterbatasan bandwidth. Ini lebih cocok untuk keadaan darurat atau daerah terpencil. Spek resmi belum dirilis, jadi jangan percaya klaim "cepat" sebelum FCC merilis dokumen teknis.

Yang perlu dicatat: biaya infrastruktur ini gila besar. 5.105 satelit × biaya produksi dan peluncuran bisa tembus miliaran dolar. Amazon pasti akan membebankan biaya ke operator, lalu ke kamu. Apakah ini worth it? Kalau kamu sering hilang sinyal di jalur pendakian atau laut, mungkin. Kalau kamu tinggal di kota dengan coverage 4G stabil, jaringan darat masih lebih murah dan cepat. Untuk detail lebih lengkap, baca filing FCC asli dari The Verge di sini. Jangan lupa cek juga berita Teknologi lainnya supaya tidak ketinggalan update.
Kalau kamu ganti ponsel tiap 2 tahun, jaringan ini belum relevan. Kalau kamu upgrade 2028, baru mulai mikir — itupun kalau biaya langganannya masuk akal.



