Ubisoft dilaporkan telah memberikan lampu hijau untuk pengembangan baru, mainline Splinter Cell game. Jika rumor tersebut terbukti benar, ini akan menjadi core entry pertama dalam series stealth Tom Clancy sejak Splinter Cell: Blacklist tahun 2013.

Sebuah laporan dari VGC mengklaim beberapa “sumber pengembangan” telah mengungkapkan bahwa Splinter Cell baru sedang dalam tahap awal produksi, dengan kemungkinan kecil game tersebut diumumkan pada tahun 2022. Proyek ini tampaknya telah diberi lampu hijau sebagai bagian dari upaya untuk menenangkan membuat frustrasi fans Tom Clancy dan Splinter Cell, yang kurang senang dengan perlakuan Ubisoft terhadap merek tersebut selama dekade terakhir.

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan dalam laporan tersebut, selain dari saran bahwa Splinter Cell baru akan dikembangkan di luar studio unggulan Ubisoft di Montreal. Ubisoft Montreal mengembangkan game Splinter Cell utama, termasuk yang original, Chaos Theory, dan Conviction. Game terbaru, Blacklist, dikembangkan di Ubisoft Toronto.

Pada tahun-tahun sejak Blacklist, protagonis Splinter Cell Sam Fisher telah muncul di banyak game lain, tetapi tidak pernah menjadi bintang acaranya sendiri. Penampilan di Ghost Recon Wildlands, Breakpoint, dan Rainbow Six Siege telah membuat fans frustrasi, dan membuatnya seolah-olah Splinter Cell baru tidak akan pernah terjadi. Pada tahun 2020, game Splinter Cell baru diumumkan, tetapi ini adalah game VR untuk Oculus VR, bukan mainline game dalam tradisi series.

Jika rumor itu terbukti benar, maka para fans akan menunggu dengan hati-hati untuk melihat seperti apa tepatnya game Splinter Cell baru ini. Fans berat Tom Clancy telah vokal tentang ketidaksukaan mereka terhadap arahan Ubisoft untuk merek tersebut, dengan penembak taktis berbasis tim klasik seperti Ghost Recon perlahan-lahan berevolusi menjadi battle royale yang berfokus pada aksi, dan langkah Rainbow Six Siege menuju gadget yang lebih fantastis dan taktik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here