
Kadang hidup berubah hanya karena satu karakter. Bukan karakter dalam sebuah novel, bukan pula karakter dalam sebuah film. Hanya satu garis kecil di keyboard: underscore. Bagi Brandon Klayme, garis kecil itulah yang hilang dari username Skyrim-nya. Ia menghabiskan 18 bulan di penjara untuk kejahatan yang tidak pernah ia lakukan, dan sekarang pemerintah Kanada sedang menyelidiki bagaimana hal ini bisa terjadi.
Ketika Fus Ro Dah Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Semuanya bermula dari penyelidikan polisi Wisconsin terhadap pesan-pesan yang dikirim ke seorang anak perempuan berusia 12 tahun lewat aplikasi Kik. Polisi mencari username 'fus_ro_dah' — satu underscore. Padahal username yang mereka cari sebenarnya 'fus__ro_dah' — dua underscore, referensi Dragon Shout dari Skyrim.
Klayme, warga Nova Scotia, adalah pemilik akun dengan satu underscore. Polisi Halifax menggerebek rumahnya, menyita perangkat, dan mencari bukti yang menghubungkannya dengan gadis itu. Tidak ada satu pun yang ditemukan. Namun, pada April 2023, ia tetap dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan. Vonisnya: 18 bulan penjara, dijalani penuh sejak Januari 2024.

Pengadilan Banding Menemukan Kebenaran
Pada 23 Juli, Nova Scotia Court of Appeal membebaskan Klayme. Mereka menyebutnya 'secara faktual tidak bersalah' — ia seharusnya tidak pernah dituntut atau dihukum sejak awal. Ada satu detail yang luput: username yang benar akan mengarahkan penyidik ke seseorang di California. Perbedaan itu sebenarnya tersedia saat persidangan awal, tetapi tidak ada yang menyadarinya.
Sekarang, Jaksa Agung Nova Scotia Scott Armstrong telah meminta pengarahan terperinci dari Public Prosecution Service. Ia belum menutup kemungkinan penyelidikan publik. Soal kompensasi? Belum ada pembahasan sama sekali. Proses ini masih berjalan.

Kisah Klayme adalah pengingat betapa kecilnya detail bisa menentukan nasib. Satu underscore yang hilang. Delapan belas bulan kehidupan yang hilang. Sebuah sistem yang bergerak cepat menghukum, tetapi sangat lambat mendengar. Cerita selengkapnya bisa kamu baca di sumber aslinya, sambil menelusuri berita Video Game lainnya di Gameindo.



