
Jujur aja, waktu lihat Nintendo Museum buka, kita semua langsung pengin terbang ke Kyoto. Tapi sebelum tergoda beli tiket dari akun random di media sosial, dengerin dulu: Nintendo Museum mengeluarkan peringatan keras pada 7 Agustus 2026. Tiket yang dibeli bukan lewat situs resmi bisa hangus total, tanpa pengembalian dana.
Ternyata sudah ada beberapa orang yang nggak bisa masuk karena beli tiket dari luar. Tiket Nintendo Museum cuma dijual di laman resmi mereka, dan tiket dari situs calo atau jasa titip bayar dianggap nggak sah. Bayangkan, uang sudah keluar, ekspektasi tinggi, eh di nomor antrian malah ditolak.
Jangan Coba Beli Tiket Nintendo Museum dari Calo
Nintendo Museum melarang keras pengalihan tiket ke pihak ketiga, baik untuk tujuan komersial maupun nggak. Satu-satunya pengecualian adalah kalau kamu mengalihkan tiket ke teman yang benar-benar ikut dalam kunjunganmu lewat cara resmi. Jadi jangan sekali-kali berpikir bisa nitip beli ke orang lain lalu di-transfer, karena nggak akan diakui.

Yang lebih serem lagi: kalau ketahuan ada transaksi nggak resmi, tiket yang hangus bukan cuma satu. Semua tiket yang pernah dibeli atas nama kamu bisa dibatalkan tanpa pemberitahuan, dan kamu bisa kehilangan hak masuk ke museum di masa depan. Nggak ada refund. Nggak ada kompensasi. Bahkan kalau ada yang nekat jual tiket palsu atau tiket hangus, Nintendo nggak segan menempuh jalur hukum, termasuk kemungkinan kena pasal penipuan. Buat yang berpikir bisa pakai identitas orang lain, mending mikir dua kali.
Pantesan sistemnya ketat banget. Tiket museum ini memang sistem undian dengan akun Nintendo pribadi. Nama pemesan harus sama dengan orang yang datang, dan di hari H nggak bakal bisa masuk kalau identitasmu beda. Jadi sistem ini dirancang biar tiket cuma dinikmati yang berhak.
Buat kamu yang mau cari berita Entertainment lainnya atau sekadar penasaran sama detail lengkap pengumuman ini, baca selengkapnya di sini. Intinya, jangan serakah ambil jalur pintas.

Kalau kamu akhirnya dapat tiket resmi, cerita dong pengalaman masuk museumnya nanti. Kita rayakan dari jauh.



