Esports 24 OKT 2026

Krisis Roster Sashi: Kepergian TjP dan Hatz Ubah Peta CS2

Dunia Counter-Strike 2 (CS2) kembali diselimuti drama di balik layar setelah tim Sashi secara resmi mengumumkan perpisahan dengan dua bintangnya: Tynan "TjP" Purtell dan Jordan "Hatz" Bajic. Keputusan ini, yang dikonfirmasi oleh pemilik Sashi, Claus "D0KT0R3N" Nielsen, disebut sebagai 'kesepakatan…

Sources: TjP and Hatz out of Sashi after three weeks – Major dream is over | Esport House | Esport House

Dunia Counter-Strike 2 (CS2) kembali diselimuti drama di balik layar setelah tim Sashi secara resmi mengumumkan perpisahan dengan dua bintangnya: Tynan "TjP" Purtell dan Jordan "Hatz" Bajic. Keputusan ini, yang dikonfirmasi oleh pemilik Sashi, Claus "D0KT0R3N" Nielsen, disebut sebagai 'kesepakatan bersama' (mutual agreement). Perpisahan mendadak ini mengejutkan banyak penggemar karena TjP dan Hatz sebelumnya bergabung dengan harapan besar untuk meningkatkan peluang tim meraih kualifikasi menuju Singapore Major.

Namun, perjalanan yang direncanakan itu ternyata penuh gejolak administrasi. Dalam komentarnya, D0KT0R3N sempat melontarkan kritik keras terhadap manajemen aturan region-swapping dari Valve sendiri. Ia menyoroti dugaan perlakuan istimewa (preferential treatment) kepada BC.Game dibandingkan dengan Sashi. Kritikus utama yang diungkapkan adalah lambatnya komunikasi dan penanganan masalah dari pihak Valve, di mana D0KT0R3N menyebut bahwa BC.Game mampu menyelesaikan isu dalam waktu satu hari, sementara Sashi harus menunggu hampir dua minggu—sebuah jeda waktu yang sangat krusial dalam kompetisi tingkat atas seperti ini.

Dampak Kepergian TjP dan Hatz pada Masa Depan Sashi

Kepergian kedua pemain tersebut membuat roster aktif Sashi berkurang drastis. Saat ini, tim hanya diperkuat oleh Rasmus "Zyphon" Nordfoss dan Anton "Anlelele" Huynh. Sebuah fakta yang patut dicermati adalah betapa singkatnya waktu mereka bertiga bersama di atas panggung profesional.

NarT on X: "‼️ RUMOURS: TjP and Hatz are reportedly leaving Sashi, bringing an end to the team's Asian VRS experiment The squad played just two events together, with their best result"

Perpisahan ini mengakhiri eksperimen Sashi dalam mencoba formasi "Asian VRS." Melihat sejarah singkat mereka bersama—hanya bermain di dua turnamen—perpisahan ini terasa prematur dan sangat berdampak pada momentum tim. Situasi ini juga menimbulkan spekulasi besar mengenai apakah roster inti yang tersisa mampu mempertahankan performa tinggi, apalagi setelah melalui drama internal yang cukup intens.

Semua dinamika seputar esports selalu penuh kejutan, dari perubahan roster mendadak hingga masalah aturan kompetisi tingkat global. Bagi para penggemar CS2 dan dunia berita gaming lainnya, perkembangan terbaru ini wajib diikuti. Kamu bisa membaca berita Esports lainnya di sini!

Ikuti terus perkembangannya — drama di balik layar esports baru saja dimulai.

GameIndo