Untuk memerangi COVID-19, Microsoft bekerja sama dengan pemerintah Washington dan membuka salah satu lokasi distribusi vaksinasi.

Peraturan COVID-19 masih berlaku di banyak bagian dunia, karena para pemimpin menerapkan langkah-langkah dengan harapan masyarakat dapat kembali normal sesegera mungkin. Tidak hanya pejabat publik yang mengambil tindakan ini, tetapi banyak bisnis besar juga melakukan bagiannya untuk melawan virus, seperti Microsoft.

Banyak bagian di Amerika Serikat kehabisan ruang rumah sakit karena banyak sekali pasien yang membutuhkan. Untuk mengatasi ini, Microsoft membuka kantor pusatnya di Redmond, Washington, untuk diubah menjadi pusat vaksinasi massal. Pengumuman itu dibuat kemarin saat konferensi pers oleh Presiden Microsoft Brad Smith, yang bekerja sama dengan Gubernur Washington Jay Inslee.

Tujuan konferensi tersebut adalah untuk mengumumkan rincian rencana distribusi COVID-19 negara saat ini kepada publik dan menetapkan infrastruktur seperti apa yang akan digunakan. Bersama Microsoft, berbagai serikat pekerja, perusahaan, kelompok perawatan kesehatan, dan entitas pemerintah akan membantu memenuhi persyaratan federal untuk tarif distribusi vaksin.

Smith melanjutkan dengan mengatakan bahwa tujuan perusahaan adalah sepenuhnya menjadi situs vaksinasi massal pada bulan depan. Smith percaya Microsoft menjadi situs bagi masyarakat dan percaya bahwa memiliki tujuan yang berani dan membangun kapasitas sebelum pasokan adalah yang paling dibutuhkan warga Washington saat ini. Inslee mengumumkan bahwa Washington idealnya mencapai 45.000 vaksinasi setiap hari dengan bantuan Microsoft. Selain itu, Inslee menurunkan ambang usia dari 70 menjadi 65, yang membuat 400.000 orang lainnya memenuhi syarat untuk akses pengobatan.

Menurut Smith, lokasi tersebut telah lama ditinggalkan oleh karyawan Microsoft yang kini secara eksplisit bekerja dari rumah. Microsoft tidak hanya akan menyediakan ruang untuk distribusi vaksin, tetapi juga akan menyediakan staf, membantu menutupi biaya sehingga orang yang tidak diasuransikan dapat menerima perawatan, dan membantu proses administrasi yang sebenarnya. Selain itu, Microsoft juga mendukung Salesforce dan Oracle untuk menyimpan catatan vaksinasi digital.

Microsoft bukan satu-satunya perusahaan yang membantu publik. Sebagai bagian dari Pusat Koordinasi Komando Vaksin Negara Bagian Washinton, baik Costco maupun Starbucks juga telah memberikan berbagai jenis bantuan untuk tujuan tersebut. Starbucks telah membantu dalam efisiensi operasional dan dukungan keahlian desain, sementara Costco menggunakan apoteknya untuk mengirimkan vaksin. Semoga upaya gabungan seperti ini di seluruh dunia dapat membantu untuk mengalahkan virus COVID-19 secepatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here