Tech 8 AGU 2026

Kamera Instan Terbaik Versi The Verge, Tanpa Bumbu

The Verge menguji beberapa kamera instan dari merek populer dan menyimpulkan bahwa Fujifilm Instax Mini Evo adalah pilihan terbaik secara keseluruhan. Desain hybrid-nya menyelesaikan masalah utama kamera instan: kamu tidak bisa melihat hasil sebelum mencetak. Kenapa Instax Mini Evo Menang?…

instax mini Evo™ | FUJIFILM

instax mini Evo - kamera hybrid dengan layar LCD 3 inci dan penyimpanan internal 45 gambar

The Verge menguji beberapa kamera instan dari merek populer dan menyimpulkan bahwa Fujifilm Instax Mini Evo adalah pilihan terbaik secara keseluruhan. Desain hybrid-nya menyelesaikan masalah utama kamera instan: kamu tidak bisa melihat hasil sebelum mencetak.

Kenapa Instax Mini Evo Menang?

Instax Mini Evo punya layar LCD 3 inci, penyimpanan internal untuk 45 gambar, pengisian USB-C, dan aplikasi pendamping. Kamu bisa memilih mana yang layak dicetak, bukan sekadar menekan rana dan berharap hasilnya bagus. Ada juga lens effects, filter, dan pengaturan kecerahan cetak. Di kondisi minim cahaya, hasilnya bisa diperbaiki sebelum print. Ini fitur yang jarang ada di kamera instan biasa.

Model ini dijual sekitar $213 di Amazon dan Best Buy. Kalau kamu sering gagal cetak karena foto gelap, fitur kecerahan ini bisa menghemat biaya film.

Instax Mini Evo - kontrol kreatif lens effects dan filter

Kalau anggaranmu terbatas, The Verge merekomendasikan Fujifilm Instax Mini 13. Harganya sekitar $94. Kamera ini memakai baterai AA, punya timer 2 dan 10 detik, cermin selfie, serta penghitung jumlah film. Film yang dipakai adalah Instax Mini film, yang mudah dicari. Tidak ada layar LCD, jadi cara kerjanya klasik. Trade-offnya jelas: lebih murah, tapi kamu tidak bisa pratinjau sebelum mencetak.

Opsi Retro dengan Biaya Cetak yang Beda

Polaroid Flip adalah pilihan untuk kamu yang ingin nuansa retro. Harganya sekitar $220. Namun, biaya cetaknya tergolong mahal. Kalau kamu mencetak banyak, total biaya bisa membengkak. Di sisi lain, Kodak Mini Shot 3 Retro bisa jadi pilihan lebih baik untuk sebagian orang. Cetaknya jauh lebih terjangkau. Jadi, hitung dulu: harga kameranya, lalu harga filmnya. Bukan cuma harga awal, tapi biaya per lembar foto.

The Verge telah menguji banyak model untuk artikel ini. Kamu bisa baca detail pengujian kamera instan dari The Verge sebelum memutuskan. Kalau mau cari alternatif, kami juga punya kumpulan berita Teknologi lainnya di Gameindo.

Instax Mini Evo - kamera instan hybrid Fujifilm

Intinya, jangan pilih kamera instan cuma dari sudut kameranya. Hitung biaya film, fitur yang benar-benar kamu pakai, dan apakah kamu butuh layar untuk melihat hasil. Kalau kamu butuh kontrol dan hasil cetak yang tidak mengecewakan, Instax Mini Evo layak. Kalau cuma ingin foto retro tanpa banyak setting, mulai dari Instax Mini 13.

GameIndo