Video Game 2 AGU 2026

Have a Good Night: Ketika Tidur Menjadi Musuh Terbesar

Ada game yang cocok ditemukan di tengah malam, saat kamu masih melotot dan dunia sudah lama terlelap. Have a Good Night, sebuah text adventure dari studio indie China, Live Another Day Studio, hadir sebagai cermin jujur bagi siapa pun yang…

Have A Good Night

Have a Good Night - visual utama game di ChinaJoy 2026

Ada game yang cocok ditemukan di tengah malam, saat kamu masih melotot dan dunia sudah lama terlelap. Have a Good Night, sebuah text adventure dari studio indie China, Live Another Day Studio, hadir sebagai cermin jujur bagi siapa pun yang pernah berperang dengan bantal. Dalam bahasa Mandarin, judulnya 睡个好觉 — doa sederhana agar malam berpihak padamu. Lewat narasi yang intim, game ini mengajakmu duduk di tepi tempat tidur seorang perempuan yang matanya enggan terpejam. Game ini tampil sebagai playable demo di ChinaJoy 2026 yang berlangsung di Shanghai, 31 Juli hingga 3 Agustus.

Have a Good Night dan Perjuangan Sayo Melawan Matanya yang Tak Mau Terpejam

Kita mengenal Sayo, seorang asisten di perusahaan desain iklan. Kontraknya menuju pengangkatan sebagai karyawan tetap. Namun ada satu musuh yang diam-diam menggerogotinya: insomnia. Karena malam yang tak pernah ramah, Sayo terus terlambat bangun. Dan keterlambatan itu mulai mengancam masa depannya. Lewat teks dan suasana, kamu diajak merasakan bagaimana malam panjang itu terasa, bagaimana kantuk menjauh dan rasa cemas mendekat, pelan tapi pasti.

Menariknya, kamu tidak bermain sebagai Sayo. Kamu adalah "tekad untuk tidur lebih awal" yang tumbuh di dalam hatinya — sebuah suara kecil yang diberi waktu tiga puluh hari untuk mengubah hidupnya. Tekad ini harus menghadapi rapat internal di kepala Sayo setiap kali dia hendak tidur. Di sinilah pertarungan sesungguhnya terjadi. Bayangkan sebuah ruang sidang kecil yang riuh, di mana semua emosi berebut bicara demi mempertahankan malam.

Have a Good Night - emosi-emosi dalam rapat internal di kepala Sayo

Di dalam ruang itu, emosi-emosi hadir sebagai sosok yang hidup. Ada "Kegembiraan" yang mengajak main game sekali lagi, "Kekhawatiran" yang menyuruh cek kunci pintu berulang-ulang, "Lapar", "Marah", bahkan "Sedih". Masing-masing punya argumennya sendiri, dengan nada dan caranya masing-masing. Kamu harus memenangkan debat dengan mereka agar Sayo bisa memejamkan mata.

Gelisah demi gelisah disampaikan lewat teks yang pelan tapi menusuk. Rasanya seperti membaca buku harian seseorang — akrab, sedikit menyakitkan, dan entah mengapa membuatmu betah. Setiap kata terasa seperti suara yang kamu dengar di kepalamu sendiri. Apakah kamu berhasil membujuk Sayo untuk tidur? Atau kamu malah ikut terjebak dalam debat panjang di kepalanya?

Have a Good Night - Sayo dan malam panjang yang tak ramah

Pembawaan Have a Good Night yang intim dan personal membuatnya layak dinantikan, terutama bagi kamu yang merasa malam terlalu pendek untuk disia-siakan. Kabar Video Game lainnya yang hangat dan jujur bisa kamu simak di Gameindo.

Simpan dulu. Nanti kamu balik lagi ke sini waktu jam sudah larut dan kamu belum mau tidur.

GameIndo