Tech 19 AGU 2026

Ferrari Luce Laku $40 Juta: Apakah Rekor Ini Berarti?

Ketika berita tentang penjualan Ferrari Luce—mobil listrik produksi pertama dari merek tersebut—melambung, angka $40 juta memang terdengar seperti rekor yang tidak terhindarkan. Penjualan ini terjadi di acara amal RM Sotheby’s di California. Mobil one-off kustom dengan lapisan putih unik dan…

Ferrari's first ever electric car sold for record $40m at auction

Ketika berita tentang penjualan Ferrari Luce—mobil listrik produksi pertama dari merek tersebut—melambung, angka $40 juta memang terdengar seperti rekor yang tidak terhindarkan. Penjualan ini terjadi di acara amal RM Sotheby’s di California. Mobil one-off kustom dengan lapisan putih unik dan komponen khusus itu berhasil mencapai harga tertinggi baru untuk kendaraan baru dalam lelang. Angka $40 juta tersebut menetapkan patokan biaya yang jauh melampaui harga standar mobil sejenis—lebih dari 35 kali lipat dari harga jual normalnya.

Revealed: The Billionaire Who Bought Ferrari Luce “Chassis 0” For $40 – duPont REGISTRY News

Detail Teknis Ferrari Luce

Ferrari Luce dijadwalkan diluncurkan pada Mei 2026. Pengembangan kendaraan ini melibatkan input dari Sir Jony Ive, mantan kepala desain Apple. Sebagai mobil listrik sepenuhnya (fully electric), transisi teknologi ini merupakan perubahan signifikan bagi sebuah merek yang selama puluhan tahun identik dengan mesin V12 internal combustion.

Namun, sejarah penjualan selalu berhadapan dengan ekspektasi pasar. Rekor $40 juta ini secara resmi memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Ferrari Daytona SP3 kustom, yang sempat terjual seharga $26 juta pada tahun 2025. Fakta bahwa mobil ini adalah model one-off dan bukan representasi massal sangat penting untuk dipahami ketika menganalisis angka jualnya.

Perlu dicatat juga bahwa peluncuran Luce tidak mulus; ia justru mendapat kritik dari figur publik, termasuk Matteo Salvini, terkait dengan penggunaan powertrain listrik dan penyimpangan desain dari tradisi bertenaga mesin pembakaran internal (ICE) yang selama ini menjadi ciri khas Ferrari. Ini adalah trade-off yang harus diterima merek tersebut: mempertahankan relevansi di era elektrifikasi melawan ekspektasi emosional kolektor otomotif lama.

Meskipun harga jualnya mencapai angka fantastis, seluruh dana dari penjualan $40 juta itu akan didonasikan ke Ferrari Foundation untuk mendukung program pendidikan mereka. Ini adalah satu-satunya bagian transaksi yang memiliki fungsi non-spekulatif. Jika Anda tertarik menganalisis lebih dalam tren pasar otomotif mewah dan teknologi kendaraan, berita Teknologi lainnya bisa menjadi bacaan pelengkap.

Secara teknis, rekor ini menunjukkan bahwa nilai jual suatu aset super-mewah tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi chipset atau tenaga mesinnya, tetapi juga oleh narasi sejarah dan kelangkaannya sebagai bagian dari transisi teknologi yang masif. Kalau kamu menghitung biaya emosional di balik setiap pembelian mobil mewah, angka $40 juta ini mungkin masuk akal. Tapi kalau kamu hanya melihat performa murni perbandingannya dengan model ICE lama, ada banyak hal yang perlu dikalkulasikan ulang.

GameIndo