Sudah bosan dengan game Cyberpunk 2077 ? yang katanya ada komponen online ternyata begitu – gitu aja. Terus ditunggu new patch cuman masih tetap membosankan, serta janji – janji DLC gratongan yang tak kunjung datang.

Tidak perlu kuatir, ada angin segar nih buat para fans Cyberpunk di INDONESIA.
Redaksi Gameindo dikabari oleh Head of marketing and public relations PT CYBERPUNK MECHASHOCK JAYA – Mr Bayu Arafat tentang adanya pengumuman kolaborasi KOJIMA PRODUCTIONS dengan PT CYBERPUNK MECHASHOCKK JAYA perusahaan asal Indonesia selaku pemegang merek intellectual property “MECHASHOCK” asal Indonesia.

Diwawancarai oleh tim redaksi kami, Bayu bercerita tentang game MECHASHOCK – BURNING REVENGES yang sebenarnya sudah di produksi oleh tim MECHASHOCK sejak tahun 2019 akhir. Game ini yang di gadang – gadang mengambil konsep Open World Cyberpunk adalah project yang paling ambitius yang di kerjakan oleh tim dari INDONESIA, dan melibatkan puluhan orang dalam production yang sangat tertutup dan rahasia sekali.

Namun ada angin segar berhembus dari Shinagawa Tokyo dengan nama besarnya Kojima Productions. Dengan kabar game KOJIMA PRODUCTIONS sudah mengirimkan LOI (alias letter of intent ) untuk mengarap game MECHASHOCK ini under Kojima Productions di Jepang.

Pada konsep nya yang kami ingin tawarkan adalah kesegaran game cyberpunk dengan thirdparty view (yang seharusnya di munculkan saat game Cyberpunk 2077). Game MECHASHOCK burning revenges ini bercerita tentang Shige Tanaka ( Assasins bernama ChronosFox ) yang dapat Power up / HENSHIN alias berubah wujud mengunakan armornya yang digunakan melawan korporasi jahat U.S.O.L, tema revenge sangat kental mengalir di ceritanya.

Selain perbedaan significant dari konsep nya yang mengambil setting neo – cyberpunk – Japan – US. Game ini membawa para fans nya balik kejayaan masa – masa anime 90’an. Style game ini tentunya gore, kejam, penuh action dan full mecha madness ujarnya. Selain upgrade dari gear dan Armor, Mechashock mempunyai beberapa fitur inovatif lainya seperti TURF War, Free Roaming mode dan Cinematic Story Driven mode. Tentunya game Mechashock akan mengambil ahli game Decima Engine, hanya bedanya kali ini decima engine akan digunakan untuk merender lively cyberpunk city environment.

Ketika ditanya sejauh mana dan sekuat apa LOI / MOU dari perusahaan Jepang tersebut, dengan berkaca – kaca sir Bayu Arafat bercerita tentang perjuangan nya. “Ya saya sudah approaching awal mulanya dari Shinkawa-San, dan Kojima-San juga. Sudah 2 tahun yang lalu sebelum covid Saya sudah bulak balik kantor nya dan menunjukan berapa ide storyboard asal dari game MECHASHOCK ini. Perasaan saya sangat dag dig dug sekali dan akhirnya ketika saya dapat kabar ini saya senang sekali sampai berkaca – kaca mata saya.” Dari awal mereka sudah sangat tertarik sekali dengan konsep gim ini. Pada hari ini kami akhirnya diberikan info untuk signing LOI kabarnya game ini akan di garap sepenuhnya oleh KOJIMA PRODUCTIONS.

Terus di Gameindo untuk mengikuti perkembangan berita ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here