Video Game 9 AGU 2026

Sajian Februari: Kapsul Nostalgia dan Gaya yang Tak Pernah Usang

Judul: Sajian Februari: Kapsul Nostalgia dan Gaya yang Tak Pernah Usang K-jihacheol Mengajak Kita Mengetik Nama Stasiun Seperti Warga Lokal Ada kesenangan kecil yang sering kita lupakan: membaca nama stasiun satu per satu saat kereta melaju pelan. K-jihacheol, game mengetik…

Judul: Sajian Februari: Kapsul Nostalgia dan Gaya yang Tak Pernah Usang

K-jihacheol Mengajak Kita Mengetik Nama Stasiun Seperti Warga Lokal

K-jihacheol - tampilan permainan mengetik nama stasiun di kereta bawah tanah

Ada kesenangan kecil yang sering kita lupakan: membaca nama stasiun satu per satu saat kereta melaju pelan. K-jihacheol, game mengetik bertema subway dari studio iamleyathankyou, mengubah momen itu menjadi tantangan yang justru bikin betah. Lewat pengumuman resminya, Steam Store page game ini sudah terbuka dan versi PC-nya akan tiba di tengah Agustus 2026. Bukan sekadar mengetik cepat — ini soal menghafal, memahami, dan merasakan ritme kota yang berbeda.

K-jihacheol Membawa 94 Rute dan 2361 Stasiun ke Layar Komputermu

Bayangkan berdiri di gerbong pertama, lalu tugasmu mengetik nama stasiun dari pemberangkatan hingga tujuan akhir. Waktu terus berjalan. Di sinilah K-jihacheol terasa hidup. Ada 19 negara dan 26 kota yang direkam dengan total 94 rute serta 2361 stasiun. Jepang diwakili Tokyo dengan 14 rute dan Osaka dengan 8 rute. Setiap nama stasiun harus diketik dalam bahasa aslinya. Tokyo pakai kanji Jepang, Taipei memakai Hanzi dan Pinyin, sedangkan New York menggunakan alfabet Latin.

K-jihacheol - pilihan rute dan mode permainan

Tantangan teknisnya juga menarik: ketika memainkan rute berbahasa Jepang, Mandarin, Korea, atau Rusia, kamu perlu mengganti tata letak keyboard. Detail seperti ini terdengar sepele, tetapi justru menghadirkan rasa otentik yang jarang ditemukan. Begitu keyboard berpindah, rasanya seperti pindah negara. K-jihacheol menyentuh sisi yang sama: kita tidak sekadar mengetik, kita sedang menerjemahkan kesadaran.

Mode permainannya juga ditata rapi. Ada Drive untuk perjalanan biasa, Memory untuk menguji hafalan, lalu Race untuk duel waktu. Sistem kombo, no-miss, dan quest ikut menemani. Bagi yang sudah memainkan versi seluler iOS dan Android, kabar baiknya: versi Steam membawa area lebih luas dan jumlah stasiun yang jauh lebih besar. Dari sudut pandang mana pun, game ini terasa seperti museum yang bisa dimainkan.

K-jihacheol - mode Race dengan tampilan waktu tempuh

Di tengah hingar-bingar game bergrafis membara, kehadiran K-jihacheol terasa seperti berjalan-jalan sore. Tidak perlu mengumpulkan senjata, tidak ada dialog panjang. Hanya kamu, keyboard, dan rangkaian nama kota yang menunggu untuk diketik. Simpan dulu. Nanti kamu balik lagi ke sini waktu mata mulai lelah dan kereta terakhir sudah meninggalkan peron.

Temukan lebih banyak berita Video Game terkini hanya di Gameindo.

GameIndo