Industri VTuber terus memanjakan kita dengan kejutan dan debut tak terduga, dan kali ini fokus kita tertuju pada proyek Chouku. Ya, proyek besar di balik dunia virtual supernatural dan misteri tersebut resmi membuka pendaftaran audisi untuk generasi kedua VTuber pria! Bagi penggemar yang selalu mengikuti perkembangan karier idola virtual seperti hololive atau Nijisanji, kabar ini tentu sangat menarik.
Audisi Chouku Generasi Kedua dijadwalkan dibuka mulai 26 Oktober 2026. Syarat pertama yang perlu diperhatikan adalah batas usia: pelamar harus berusia minimal 18 tahun dan status pelajar SMA tidak memenuhi syarat. Meskipun gender tidak menjadi batasan, proyek ini menuntut komitmen tinggi. Para calon talent wajib mampu menyajikan lingkungan streaming dan rekaman di rumah masing-masing secara konsisten.
Persyaratan Ketat untuk Menjadi Bintang Chouku Baru
Kompetisi kali ini diprediksi sangat ketat mengingat standar yang ditetapkan oleh Chouku. Untuk bisa lolos, para pelamar harus menunjukkan tingkat dedikasi yang luar biasa dalam aktivitas konten. Mereka diminta memenuhi salah satu dari dua kriteria frekuensi aktivitas: minimal dua kali streaming per minggu ditambah satu video konsep mingguan, atau setidaknya lima kali streaming penuh selama seminggu.
Selain itu, proses pendaftarannya juga menuntut kesiapan materi; pelamar harus melalui formulir resmi dan wajib melampirkan URL dari video self-PR. Ini menunjukkan bahwa Chouku tidak hanya mencari suara yang merdu, tetapi juga kemampuan bercerita dan presentasi diri yang solid—sebuah elemen kunci dalam genre konten virtual.

Bagi mereka yang belum familiar, Chouku sendiri dikenal dengan tema misteri dan makhluk gaib (怪異と謎). Keberhasilan proyek ini tidak hanya ditopang oleh para anggota generasi pertama—yang sudah mencakup empat talent seperti Ashiya Noi—tetapi juga diperkuat dengan rencana kolaborasi besar. Bahkan, mereka telah merencanakan debut kolaborasi perdana dengan VTuber senior yang dikenal sebagai "Baacharu-san."

Penggemar juga bisa mendapatkan merchandise eksklusif berupa lima jenis akrilik stand yang menggunakan visual utama proyek, dijual dengan harga 1900 yen (termasuk pajak). Perkembangan industri ini membuktikan bahwa minat global terhadap konten virtual terus meroket, membuat kita sebagai penggemar selalu penasaran dengan nasib para idola digital. Jika kamu menyukai berita seputar perkembangan talent atau genre serupa, jangan lupa cek berita Streamer lainnya.
Bagaimana menurutmu? Siapa yang akan menjadi bintang Chouku generasi berikutnya dan apakah mereka mampu mempertahankan jadwal streaming super padat itu?



