Dunia voice acting anime selalu memukau, dan baru-baru ini kita mendapatkan wawasan berharga dari Corey Wilder saat ia berbicara di Anime Central. Bagi penggemar yang mengikuti perjalanan karier dubbing, nama Corey Wilder sudah sangat akrab, mengingat perannya dalam berbagai judul populer—mulai dari Land di Frieren: Beyond Journey’s End, hingga Zanka yang penuh karakter di Gachiakuta. Melalui wawancara ini, kita diajak menyelami bagaimana proses dubbing modern bekerja, terutama ketika berhadapan dengan tantangan improvisasi.
Improvisasi dan Semangat Gen Z dalam Dub Anime
Salah satu sesi paling seru adalah saat Corey bercerita tentang proyek seperti New Panty & Stocking with Garterbelt. Ia mengungkapkan bahwa proses dubbing untuk anime tersebut memberikan ruang yang sangat besar bagi para aktor suara untuk berimprovisasi. Hal ini didukung oleh notes dari para kreator yang ingin menangkap nuansa "Gen Z" yang santai, namun tetap penuh dengan edge mematikan!
Di sana, ia bahkan menyebut kolaborasinya dengan Hunter McCoy. Kedua figur ini dijuluki sebagai 'anak 2000-an' yang berani menyuntikkan bahasa gaul dan slang modern ke dalam rekaman suara—sebuah kesegaran yang sangat dibutuhkan industri animasi. Sementara itu, proyek lain seperti Gachiakuta membutuhkan pendekatan berbeda karena sudah memiliki nuansa "AAVE coded" dan urban secara alami, membuat prosesnya lebih terstruktur namun tetap menantang.

Menghayati Peran: Lebih dari Sekadar Mengucapkan Kata
Wawancara ini juga menyoroti betapa sulitnya bagi seorang aktor suara untuk 'melepas' karakter yang sudah dihidupkan. Corey menceritakan pengalaman menghidupkan Zanka dalam Gachiakuta hingga ia kesulitan menjaga batas antara diri sendiri dan peran, bahkan ketika bereaksi terhadap adegan konyol seperti "plunger scene."
Di sisi teknis, kita juga diajak berkenalan dengan kru penting di balik layar, termasuk scriptwriter James Cheek dan director Lee George—salah satu sutradara kulit hitam yang jarang terlihat di Crunchyroll. Kehadiran mereka membuktikan bahwa industri dubbing global ini sangat dinamis dan penuh bakat baru.
Intinya, voice acting bukan hanya soal menirukan suara; ini adalah seni tantangan kreatif. Semangat improvisasi inilah yang membuat anime tetap relevan dan segar untuk ditonton generasi sekarang. Jika kamu penggemar dibalik layar dunia animasi, jangan lupa cek berita Entertainment lainnya di GameIndo!

Gimana, keren banget kan dunia di balik layar anime? Semoga pengalaman Corey Wilder ini memicu kita untuk lebih menghargai dedikasi para aktor suara favoritmu!



